Dari namanya pasti banyak yang mengira kalau tangga ini memiliki ribuan anak tangga. Jika anda berpikir begitu, anda salah. Jumlah anak tangga ini hanya berkisar ratusan. 
Jika tidak percaya silakan di hitung anak tangganya dari bawah sampai atas. Diberi nama tangga seribu hanya sebagai sebutan saja dari masyarakat sekitar untuk icon Kota Pagaralam ini saat pertama kali dibangun.
Tangga 2001 memang didesain khusus untuk objek wisata dan sekaligus tempat olahraga terapi pengobatan telapak kaki. Hal itu karena tangga terbuat dari beton dan batu kerikil yang dapat digunakan sebagai pijat refleksi kaki. Selain itu, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Dempo sambil berjalan.
Lokasi dan Transportasi
Untuk menuju ke objek wisata tangga 2001 ini tidaklah susah. Karena letaknya yang berada di sekitar perkantoran pemerintah daerah Kota Pagaralam yang tidak jauh dari kota. Anda dapat menuju kesini dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan menggunakan kendaraan umum seperti angkot, ojek atau becak motor (ojek gandeng).
Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, maka dari pusat Kota Pagaralam, anda dapat langsung menuju ke kawasan wisata gunung gare dengan waktu kurang lebih 10 menit. Sebelumnya anda akan tiba di pos retribusi pariwisata yang berada tak jauh dari lokasi wisata tangga 2001.
Tak perlu khawatir tersesat, mulai tahun 2016 akhir, telah dipasang tanda panah penunjuk arah di setiap persimpangan jalan untuk memudahkan para wisatawan dalam menuju lokasi wisata yang di tuju khususnya Tangga 2001 di daerah gunung gare.
Jika anda menggunakan kendaraan umum seperti angkot, maka dari Kota Pagaralam, anda dapat langsung menuju ke terminal nendagung terlebih dahulu. Disini anda dapat naik angkot dengan trayek terminal – gunung gare. Ongkosnya hanya sekitar Rp 7.000*) untuk sekali jalan. Alternatif lainnya, anda pun dapat menyewa ojek ataupun becak motor di terminal. Ongkos yang dipasang bermacam-macam. Mulai dari Rp 15.000*) sampai dengan Rp 25.000*), harga tersebut masih bisa anda tawar. Semakin pintar anda menawar, semakin murah pula harga yang diberikan. Terkadang kendaraan umum ini dapat pula anda temukan di Kota Pagaralam tanpa harus ke terminal, jika anda merasa malas untuk pergi ke terminal, anda dapat menunggu angkutan umum ini melintasi jalan kota.
Sebelum naik angkutan umum ini, sebaiknya tanyalah terlebih dahulu kepada sopirnya, bisa tidak diantar ke lokasi tangga seribu dan berapa ongkosnya. Karena lebih baik anda sudah mengetahui ongkos dan tujuan kendaraan sebelum naik bukan.
Wisata
Objek wisata Tangga 2001 merupakan icon Kota Pagaralam saat pertama kali dibangun. Di sekitar lokasi terdapat papan petunjuk wisata yang bertuliskan TANGGA 2001, baik yang berada di depan area parkir kendaraan ataupun yang berada di bagian tangga paling bawah, namun tetap saja masyarakat lebih mengenal tempat ini dengan sebutan tangga seribu. Bentuknya yang memanjang membelah perkebunan teh menjadikan pemandangan tempat ini sangatlah indah, terlebih jika cuaca cerah maka anda akan dimanjakan dengan adanya gunung dempo (3159 Mdpl) yang berdiri gagah di antara pemandangan hijau kebun teh.
Banyak wisatawan yang berkunjung ke kota pagar alam selalu menyempatkan diri untuk berkunjung kesini, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Mereka yang datang selain untuk bersantai, terkadang pula menjadikan tempat ini sebagai lokasi untuk foto preweding.
Bentuk tangganya pun sangatlah unik. Memiliki lebar sekitar lima meter dan anak tangga yang berundak-undak memanjang dari tempat rendah menuju ke tempat yang lebih tinggi, dimana pada setiap anak tangganya terdapat sebuah lampu yang akan menyala berkedip-kedip saat anda melewatinya.
Pemandangan alam dan hamparan kebun teh yang terbentang luas dijamin tidak akan membuat anda lelah saat mencoba menapaki anak tangga ini satu persatu. Jika anda naik, maka pesona gunung dempo akan menyapa di hadapan anda, sebaliknya jika anda turun, maka pesona pemandangan gunung gare. Selain itu dari atas anak tangga ini, anda dapat pula melihat kota Pagaralam secara lebih luas. Sungguh pemandangan alam yang cantik dan tidak akan bisa dilupakan.
Di sebelah tangga seribu ini terdapat pula tanah lapang yang terbuka. Tanah ini merupakan tempat pendaratan olah raga paralayang, dimana lokasi awal terbangnya yang berada di daerah tugu rimau. Tempat paling tinggi yang bisa dilalui dengan mobil.
Lapangan yang dulunya (tahun 2004) digunakan sebagai salah satu venue paralayang pada PON ke XVI kini dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Pagaralam sebagai lokasi olahraga ATV dan Flying Fox. Hal tersebut membuat lokasi Tangga 2001 kian ramai dan menarik untuk selalu dikunjungi baik itu untuk wisatawan lokal ataupun wisatawan asing.
Tangga 2001 selalu ramai digunakan pengunjung untuk duduk bersantai menikmati suasana alam yang sejuk. Sesekali sering datang kabut tipis yang membuat pemandangan jadi terbatas. Namun saat-saat inilah yang sering menjadikan tempat ini selalu ingin dikunjungi.